Ditengah Perubahan yang Terus Terjadi, Prinsip Dasar Kepemimpinan Tetap Sama.

Oleh Courtney Harrison

Meskipun banyak pembatasan COVID-19 telah dicabut di seluruh Amerika Serikat, riset Gallup menunjukkan bahwa 45% pekerja penuh waktu di negara tersebut masih bekerja dari rumah. Dari kelompok ini, sepertiga ingin kembali bekerja di kantor ketika waktunya tiba, tetapi dua kali lebih banyak yang memilih tetap bekerja secara remote meskipun seluruh pembatasan sudah dihapus. Mengapa? Karena mereka lebih menyukainya.

Kini, organisasi perlu memiliki visi yang jelas tentang bagaimana menerapkan perubahan yang datang seiring proses karyawan kembali ke tempat kerja. Apakah tim kepemimpinan sudah menyusun rencana re-entry? Apakah organisasi sudah berdialog dengan karyawan untuk mengetahui apakah mereka ingin tetap bekerja dari rumah, kembali ke workspace sebelumnya (jika memungkinkan), atau beralih ke solusi hybrid? Waktunya membuat keputusan dan memulai percakapan-percakapan penting ini.

Namun ada satu hal yang perlu diingat: apa pun bentuk dunia kerja yang baru di organisasi, fungsi dasar seorang pemimpin tetap tidak berubah. Untuk memastikan organisasi tetap sukses dan karyawan tetap bahagia, terlibat, dan produktif, seorang pemimpin harus mengingat prinsip-prinsip berikut:

1. Kinerja yang baik selalu dimulai dari tujuan yang jelas

 

Membangun fondasi rasa Menetapkan tujuan adalah proses kolaborasi antara pemimpin dan individu untuk menyamakan pemahaman mengenai apa yang harus dikerjakan, bagaimana melakukannya, dan kapan harus selesai. Tugas pemimpin adalah memastikan setiap anggota tim benar-benar memahami apa yang menjadi tanggung jawabnya (area akuntabilitas) dan standar seperti apa yang menggambarkan pekerjaan yang baik (performance standard yang diharapkan).

2. Mendiagnosis dan menyesuaikan gaya kepemimpinan
 

Agar kinerja optimal, pemimpin perlu bertemu dengan tiap anggota tim untuk menilai tingkat perkembangan mereka pada setiap tugas atau tujuan. Setelah mengetahui tingkat kompetensi dan komitmen seseorang, pemimpin dapat menyesuaikan gaya kepemimpinannya. Apakah perlu memberikan arahan lebih jelas, dukungan lebih besar, atau kombinasi keduanya.

3. Memberikan umpan balik secara konsisten

 

Dalam buku The New One Minute Manager®, Spencer Johnson dan Ken Blanchard menekankan pentingnya One Minute Praisings dan One Minute Redirections.

a. One Minute Praising

Pujian efektif berfokus pada perilaku yang membawa seseorang lebih dekat ke tujuannya. Pemimpin sebaiknya tidak hanya memuji pencapaian akhir, tetapi juga kemajuan di sepanjang proses. Ketika seseorang melakukan sesuatu dengan benar atau hampir benar, langkah-langkah berikut dapat dilakukan:

● Berikan pujian segera setelah melihat atau mendengar apa yang mereka lakukan.
● Jelaskan apa yang mereka lakukan dengan benar secara spesifik.
● Beritahu mereka bagaimana tindakan tersebut memberi dampak positif dan membuat pemimpin merasa senang.
● Dorong mereka untuk terus mengulang perilaku positif tersebut, dan tunjukkan bahwa pemimpin mendukung keberhasilan mereka ke depan.

Pujian adalah aktivitas yang sangat kuat dan bahkan menjadi kunci dalam melatih orang dan membantu setiap anggota tim menjadi pemenang.

b. One Minute Redirection

Redirection efektif digunakan ketika seseorang masih belajar, sudah memahami tujuan, tetapi performanya belum mencapai standar. Ketika ada kesalahan, pemimpin dapat melakukan langkah-langkah berikut:

● Beri redirection sesegera mungkin setelah kesalahan terjadi.
● Pastikan tujuan sudah dijelaskan dengan jelas sebelumnya. Jika belum, pemimpin harus bertanggung jawab dan langsung memperjelas tujuan.
● Tinjau fakta dan bahas kesalahan bersama. Jelaskan bagian mana yang tidak sesuai.
● Sampaikan bagaimana perasaan pemimpin terkait dampak kesalahan tersebut terhadap hasil kerja.
● Beri tahu bahwa pemimpin tetap percaya pada kemampuan mereka, bahwa mereka lebih baik dari kesalahannya, dan pemimpin akan tetap mendukung mereka mencapai tujuan.

Tujuan utama redirection adalah membangun seseorang, bukan meruntuhkannya. Agar mereka terus belajar, meningkatkan keterampilan, dan mencapai tujuan.

Perubahan besar sedang terjadi di tempat kerja di seluruh dunia. Entah tim kembali bekerja di kantor atau tetap bekerja jarak jauh, satu hal tidak berubah: pemimpin harus tetap konsisten dalam dasar-dasar mendukung dan peduli pada timnya.

Menetapkan tujuan yang jelas, mendiagnosis tingkat perkembangan anggota tim, menyesuaikan gaya kepemimpinan, memberi pujian ketika hal baik terjadi, dan memberikan redirection ketika ada yang melenceng. Semua itu tetap menjadi formula terbaik untuk membantu tim dan organisasi berkembang.

David Witt adalah Direktur Program Blanchard®. Dia adalah peneliti pemenang penghargaan dan pembawa acara seri webinar bulanan perusahaan. David juga menulis atau ikut menulis artikel di Fast Company, Human Resource Development Review, Chief Learning Officer, dan US Business Review.